Lampung Tengah, Oktober 2025 — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Dono Arum terus memperkuat langkah kolaboratif antara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan koperasi desa. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Ketua KDMP, Muslihun Al Lampani, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan belum terpenuhinya standar kualitas produk.
“Koperasi merupakan rumah besar bagi para pelaku UMKM. Melalui wadah ini, kita bisa saling mendukung, memperkuat jaringan usaha, serta memasarkan produk secara bersama dan berkelanjutan,” ujar Muslihun.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua Badan Standardisasi Nasional (BSN), yang memberikan apresiasi atas kiprah KDMP Dono Arum dalam mendorong penerapan standar mutu di tingkat desa.
“Inisiatif seperti yang dilakukan KDMP Dono Arum menunjukkan semangat kemajuan ekonomi rakyat. Koperasi dapat menjadi sarana strategis untuk membangun produk yang berkualitas, terstandar, dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Ketua BSN.
Ia juga mengajak masyarakat agar semakin aktif bergabung dalam koperasi, sehingga proses pembinaan, sertifikasi, dan peningkatan kualitas produk UMKM dapat berlangsung lebih cepat dan terarah.
Menanggapi hal itu, Ketua KDMP Dono Arum menyampaikan harapan agar Komisi VI DPR RI dan BSN dapat terus bersinergi dalam memperkuat peran koperasi melalui pendampingan, kemitraan usaha, serta program pembinaan bagi pelaku UMKM desa.
“Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam memperjuangkan produk lokal agar semakin berdaya saing dan menjadi penopang utama ekonomi rakyat,” tegas Muslihun.
Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, Koperasi Desa Merah Putih Dono Arum berkomitmen untuk menjadi contoh koperasi desa yang tangguh, adaptif, dan berperan aktif dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan.
