Pati, 4 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Dinkop UMKM) terus memperkuat pendampingan terhadap Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang kini berkembang di seluruh pelosok Bumi Mina Tani. Upaya ini dilakukan untuk memastikan koperasi beroperasi dengan baik, tertib, dan sesuai prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Kepala Dinkop UMKM Kabupaten Pati, Siti Subiati, mengungkapkan bahwa pihaknya rutin melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna melihat perkembangan Kopdes Merah Putih yang tersebar di 406 desa dan kelurahan.
“Kami menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan dengan turun langsung ke lapangan. Misalnya ada koperasi yang membuka gerai baru, kami pantau dan bantu ketika mereka menghadapi kendala,” ujarnya baru-baru ini.
Manfaatkan Sistem Digital untuk Monitoring Koperasi
Untuk memperkuat sistem pengawasan, Kementerian Koperasi dan UKM telah meluncurkan aplikasi Simkopdes, yang kini dimanfaatkan oleh Dinkop UMKM Pati sebagai alat monitoring digital. Melalui platform ini, pemerintah dapat memantau identitas, aktivitas, hingga perkembangan usaha koperasi secara real time di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati.
“Dengan keterbatasan sumber daya manusia, kami tidak bisa menjangkau semua lokasi secara langsung. Karena itu, Simkopdes sangat membantu kami dalam melihat perkembangan dan kinerja setiap koperasi,” jelas Siti.
Sinergi Pengawasan Hingga ke Tingkat Provinsi
Selain pembinaan dari pemerintah kabupaten, proses pengawasan juga dilakukan secara kolaboratif dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah. Jika ditemukan permasalahan yang membutuhkan penanganan lintas sektor, Dinkop UMKM Pati segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mencari solusi bersama.
“Kami memiliki jabatan fungsional pendamping koperasi yang bekerja bersama tim provinsi. Bila ada persoalan yang tidak bisa kami tangani sendiri, kami libatkan OPD lain agar penyelesaiannya lebih cepat,” ungkapnya.
Petugas Narahubung Kawal Pengembangan Kopdes
Agar proses pendampingan lebih efektif, Dinkop UMKM juga menugaskan petugas narahubung di setiap wilayah. Mereka bertugas memberikan pendampingan teknis dan membantu penyelesaian berbagai kendala di tingkat kecamatan.
“Kami menempatkan petugas narahubung di beberapa wilayah agar pendampingan terhadap Kopdes Merah Putih bisa lebih fokus dan tepat sasaran,” terang Siti.
Dengan sinergi antara pengawasan lapangan, sistem digital, dan kolaborasi lintas instansi, Pemerintah Kabupaten Pati optimistis keberadaan Kopdes Merah Putih akan semakin memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Ringkasan
Melalui kombinasi antara pendampingan langsung dan pengawasan digital berbasis aplikasi Simkopdes, Dinkop UMKM Pati berupaya menciptakan koperasi desa yang tangguh, transparan, dan berdaya saing tinggi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pati untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di seluruh wilayahnya.
