Simalungun, Sumatera Utara – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) terus memperkuat sosialisasi dan pendampingan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di berbagai daerah. Kali ini, kegiatan workshop digelar di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/10) sebagai bagian dari upaya mempercepat operasionalisasi koperasi berbasis digital di seluruh Indonesia.

Dorong Digitalisasi dan Kolaborasi Kopdes Merah Putih
Dalam sambutannya, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop, Henra Saragih, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis dan praktis mengenai operasionalisasi Kopdes Merah Putih melalui sistem digital SIMKopdes.
“Workshop ini tidak hanya untuk sosialisasi, tapi juga untuk praktik langsung, mulai dari aktivasi akun Kopdes, pembaruan profil Microsite, hingga simulasi pengajuan pembiayaan kepada Himbara dan kemitraan dengan BUMN,” jelas Henra.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun jejaring kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dengan berbagai mitra — mulai dari penyedia teknologi, lembaga pembiayaan, pemasok ritel, hingga lembaga pelatihan (LMS).
“Tujuannya agar pengurus dan anggota koperasi mampu mengelola usaha secara profesional, sehat, dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.
Kemenkop menargetkan 100% Kopdes Merah Putih di Kabupaten Simalungun dapat beroperasi secara optimal dan terintegrasi melalui sistem digital.
Didukung Himbara dan BUMN
Henra menegaskan bahwa percepatan operasionalisasi Kopdes Merah Putih tidak terlepas dari dukungan Bank Himbara dan BUMN, terutama dalam penyediaan akses pembiayaan dan investasi.
Melalui kegiatan workshop ini, peserta juga mendapat tutorial pembuatan proposal bisnis dan pembiayaan koperasi untuk kebutuhan modal usaha maupun investasi.
“Dukungan dari Himbara dan BUMN menjadi kunci untuk memperkuat permodalan dan memperluas skala usaha koperasi,” kata Henra.
Kopdes Huta Parik Jadi Contoh
Dalam kesempatan tersebut, Henra juga menyoroti keberhasilan Kopdes Merah Putih Desa Huta Parik, Kecamatan Ujung Padang, yang telah melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai bentuk dukungan Kepala Desa terhadap pendanaan koperasi.
Kegiatan tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Desa dan PDT Nomor 10 Tahun 2025, yang mengatur tata cara pemberian dukungan pembiayaan bagi koperasi desa.
“Hasil Musdesus pada 1 Oktober diharapkan menjadi contoh bagi 413 Kopdes Merah Putih lainnya agar segera melengkapi dokumen Musyawarah Desa dan surat persetujuan dari Bupati,” ujar Henra.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi di Simalungun untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi ini dan memanfaatkan berbagai fasilitas pendukung yang disediakan.
Percepatan Digitalisasi Kopdes di Simalungun
Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia berharap seluruh Kopdes/Kel di wilayahnya segera mengupdate profil Simkopdes dan mengajukan proposal bisnis untuk memperluas akses pembiayaan dan kemitraan.
Berdasarkan data terakhir, dari 413 Kopdes Merah Putih di Simalungun, tercatat:
- 266 koperasi (64%) telah melakukan aktivasi Microsite,
- 121 koperasi (29%) telah memperbarui profil digital,
- 9 koperasi (2%) sudah memiliki gerai aktif, dan
- 11 koperasi (3%) telah mengajukan proposal kemitraan.
“Kami mendorong agar seluruh Kopdes segera melengkapi data digital dan memperkuat jejaring kemitraan agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat,” ujar Benny.
Menuju Koperasi Digital yang Mandiri
Melalui kegiatan ini, Kemenkop UKM menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi digital koperasi di daerah. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Himbara, dan BUMN, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Ringkasan
Workshop Kopdes Merah Putih di Simalungun menjadi langkah strategis Kemenkop UKM dalam memperkuat digitalisasi koperasi, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong kemandirian ekonomi desa.
Dengan sinergi antara pusat, daerah, dan mitra strategis, Simalungun siap menjadi contoh sukses transformasi koperasi digital di Sumatera Utara.
